Call Center

031 - 99 787 999

Email

mail@tamanzakat.org

Jam Layanan

Senin - Sabtu: 8 AM - 4 PM

Pengertian Khalifah – Bagi seorang muslim, tentu sudah sangat sering mendengar mengenai khalifah. Yang kita ketahui dan pahami mungkin seorang khalifah adalah orang yang memiliki keistimewaan dalam kecerdasasan, kepemimpinannya atau mendapat kelebihan dari Allah S.W.T.

Banyak sahabat nabi yang juga dikatakan sebagai seorang khalifah. Kita juga sering mendengar mengenai khalifah yang bertugas di bumi. Namun sepertinya banyak juga yang belum begitu memahaminya.

Namun, apakah pemahaman kita mengenai Khalifah tersebut sudah benar? apakah yang kita ketahui tentang khalifah itu telah sesuai dengan apa yang dimaksudkan dalam agama islam dan Al-Qur’an?

Untuk lebih memahaminya dalam artikel ini kita akan membahas mengenai apa pengertian khalifah yang sebenarnya.

Pengertian Khalifah

Pengertian Khalifah

Sebelumnya, pasti anda sudah mendengar kata khalifah. Berdasarkan Wikipedia khalifah merupakan suatu gelar bagi penerus Nabi Muhammad dalam kepemimpinan umat Islam. Ini memiliki makna bahwa khalifah adalah orang yang meneruskan kepemimpinan nabi di wilayah nabi ketika nabi wafat.

Sedangkan dalam Al – Qur’an disebutkan bahwa khalifah disebutkan sebanyak dua kali . Yang pertama, kata khalifah bisa kita temukan dalam surat al-Baqarah ayat 30,”Inni ja’il fi al-ardh khalifah” dan yang kedua dapat ditemukan pda surat al-Shad ayat 26,”Ya Dawud Inna ja’alnaka khalifah fi al-ardh“.

Dari kedua kata tersebut,  Khalifah dapat diartikan sebagai pengganti atau wakil, dalam hal ini khalifah berarti pengganti atau bisa disebut wakil Allah di muka bumi yang juga dapat diartikan sebagai pemimpin.

Dapat dipahami bahwa kata khalifah memiliki arti sebagai seorang pemimpin, yang artinya adalah seseorang yang menerima amanah dari Allah SWT untuk menjadi pemimpin di bumi. Itu juga berarti bahwa seorang khalifah harus bisa menjadi pemimpin yang baik.

Tidak sembarang manusia atau makhluk allah yang bisa menjadi khalifah. Seseorang yang diberikan amanah sebagai wakil Allah di muka bumi ini biasa kita sebut sebagai nabi. Meskipun begitu, khalifah juga bisa merupakan penerus kepemimpinan nabi pada daerah kepemimpinannya, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.

Manusia sebagai Khalifah di Bumi

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa khalifah adalah wakil dari Allah, itu artinya manusia juga merupakan khalifah di bumi yang harus memegang amanah yang diberikan. Manusia adalah makhluk allah yang paling dimuliakan karena diberikan akal, pikiran serta nafsu.

Hal inilah yang menjadikan manusia sebagai khalifah di bumi. Namun, dengan memiliki nafsu manusia sering melupakan tugasnya dan terbawa nafsu. Hal ini yang menjadikan manusia terlihat seperti tidak menjadi khalifah yang baik.

Banyak manusia yang bisa menggunakan akal pikirannya namun terkadang lupa karena nafsu yang dimiliki. Namun masih ada pula manusia yang mampu menjadi khalifah dan menjaga nafsunya. Manusia – manusia yang seperti itulah yang bisa menjadi khalifah di bumi.

Tugas Khalifah

Manusia adalah juga merupakan khalifah di bumi. Namun, sudah pahamkah kita bagaimana kita sebagai khalifah harus bersikap? Berikut adalah tugas – tugas khalifah di bumi:

1. Menuntut ilmu
2. Menjaga dan memelihara diri
3. Menghiasi diri dengan akhlak mulia
4. Membentuk rumah tangga yang baik karena akan menjadi salah satu ibadah yang disenangi oleh Allah SWT
5. Membentuk atau menjaga persatuan dan kesatuan umat (negara)
6. Tolong menolong sesama manusia dalam hal kebaikan serta ketaqwaan
7. Bertanggung jawab terhadap amar ma’ruf nahi munkar
8. Bersikap baik terhadap orang yang masuk dalam golongan lemah seperti fakir miskin dan anak yatim piatu
9. Menjaga kelestaraian alam, artinya menggunakan alam sesuai kebutuhan dan juga membudidayakannya

Dapat kita lihat bahwa tugas seorang khalifah bukan hanya memimpin suatu negara namun juga dengan memimpin diri sendiri agar menjadi lebih baik, beriman serta bertaqwa. Satu hal yang perlu diperhatikan dalam diri seorang manusia adalah pengendalian hawa nafsu.

Baca Juga: Adab dan Etika Murid terhadap Guru

Demikian adalah penjelasan mengenai apa pengertian khalifah yang sebenarnya. Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa seorang manusia juga merupakan seorang khalifah di bumi yang harus menjadga dan menyayangi segala sesuatu yang merupakan cipataan Allah SWT. Dan sebagai manusia kita harus mampu menyayangi diri kita serta segala hal yang ada di bumi.

TAZA

Lembaga Filantropi Amil Zakat, Infaq, Sedekah, Wakaf dan Dana Kemanusian untuk kebaikan ummat.

Berita Menarik Lain :

Follow us @ TamanZakat