Call Center

031 - 99 787 999

Jam Layanan

Senin - Sabtu: 8 AM - 4 PM

Bagi seorang muslim tentu sudah sangat sering mendengar istilah Fidyah. Sebagian besar juga pasti sudah tahu mengenai perngertian Fidyah. Kita mungkin sering mendengar seseorang mengatakan bahwa dia hanya akan membayar fidyah untuk membayar atau mengganti puasa yang tidak dijalankan atau dilakukan karena suatu hal yang tidak bisa dihindarkan.

Namun, sebenarnya apakah istilah fidyah hanya digunakan untuk mengganti puasa saja? Atau ada amalan lain yang bisa digantikan dengan fidyah. Untuk lebih jelasnya maari kita bahas mengenai pengertian fidyah serta cara melakukannya.

Pengertian Fidyah

Berikut ini adalah ulasan mengenai pengertian fidyah dan cara melakukannya. Yuk kita mulai!

Pengertian Fidyah

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai fidyah kita tentu terlebih dahulu harus memahami mengenai pengertian fidyah. Kata Fidyah dalam bahasa arab memiliki arti mengganti atau menebus. Sedangkan dalam istilah fidyah merupakan sejumlah harta benda dalam kadar tertentu yang wajib diberikan oleh seorang muslim kepada fakir miskin sebagai ganti dari suatu ibadah yang telah ditinggalkan.

Dari pengertian diatas dapat kita ketahui bahwa Fidyah adalah penebus dari suatu ibadah yang ditinggalkan oleh seseorang. Fidyah berbentuk uang ataupun harta benda lainnya yang diserahkan kepada fakir miskin yang berhak.

Yang sangat sering terjadi adalah seseorang yang meninggalkan ibadah puasa. Sebagai contoh seorang lanjut usia yang memang sudah tidak mungkin lagi menjalankan ibdah puasa ramadhan karena kesehatannya, maka orang tersebut dapat menggantinya dengan membayar fidyah. Ketka fidyah telah dibayarkan maka telah gugurlah kewajiban untuk berpuasa tersebut.

Hukum membayar Fidyah

Berikutnya, tentu suatu amalan dalam islam memiliki hukum yang jelas. Begitu juga dengan melakukan fidyah juga telah ditetapkan hukumnya.  Hukum membayar fidyah dalam islam merupakan wajib. Artinya fidyah akan menjadi hutang jika tidak segera dilaksakan. Sebagaimana hadis berikut ini:

أَيَّامًا مَعْدُودَاتٍ ۚ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۚ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ ۖ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَهُ ۚ وَأَنْ تَصُومُوا خَيْرٌ لَكُمْ ۖ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

Yang artinya: “(yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (QS Al Baqarah: 184)

Dari hadis tersebut sudah sangat jelas bahwa membayar fidyah adalah suatu yang wajib dan harus dikerjakan oleh orang yang tidak mampu melakukan puasa. Namun, jika orang tersebut masih mampu, maka akan lebih baik jika melakukan puasa.

Cara melakukan Fidyah

Selanjutnya yang perlu kita bahas lebih lanjut adalah cara melakukan fidyah itu sendiri. berikut adalah penjelasannya.

Membayar Fidyah dapat diberikan kepada fakir miskin sesuai jumlah hari yang telah ditinggalkan, yatu satu fidyah untuk satu hari kepada satu orang miskin dan untuk pemberiannya bisa dilakukan sekaligus. Misalnya kita meninggalkan puasa selama 20 hari, maka kita harus membayar 20 porsi makanan kepada 20 orang miskin.

Ada pula pendapat yang menyatakan bahwa fidyah dapat diberikan hanya kepada 1 orang miskin saja sebanyak 20 hari. Imam Nawawi rahimahullah dalam kitab Al-Majmu’ membolehkannya. Begitu juga Al Mawardi yang mengatakan, “Boleh saja mengeluarkan fidyah pada satu orang miskin sekaligus. Hal ini tidak ada perselisihan di antara para ulama.” Meskipun sebagian besar ulama melarang untuk memberikan fidyah hanya kepada satu orang saja.

Baca Juga: Bayar Zakat Online? di Taman Zakat Aja!

Demikian adalah sedikit penjelasan mengenai fidyah. Kita telah membahas mengenai pengertian fidyah, hukum membayarfidya dalam islam serta bagaimana cara melakukannya. Fidyah adalah membayar dalam rangka mengganti ibadah yang telah ditinggalkan oleh seseorang.

Meskipun fidyah diperbolehkan, namun bagi anda yang masih mampu melakukan puasa sebaiknya tidka meninggalkannya. Karena fidyah juga akan menjadi hutang jika anda tidak segera membayarnya. Namun jika anda memang benar – benar tidak bisa melakukan puasa maupun mengqadha’nya maka bayarlah fidyah sesuai dengan syariat.

TAZA

Lembaga Filantropi Amil Zakat, Infaq, Sedekah, Wakaf dan Dana Kemanusian untuk kebaikan ummat.

Berita Menarik Lain :

Follow us @ TamanZakat

Name - City
Sudah Product Time